Tips Mengolah Daging Kambing Biar Empuk & Tak Bau 'Prengus'

Tips mengolah daging kambing. Saat perayaan Idul Qurban, daging kambing sudah pasti jadi hidangan wajib para ibu rumah tangga yang disajikan untuk seluruh anggota keluarga.

Meski demikian, belum tentu daging kambing tersebut disukai oleh mereka. Dengan berbagai alasan mereka menolak dan enggan untuk menyantapnya. Ada yang bilang baunya prengus atau dagingnya yang alot.

Akibatnya, olahan daging kambing terbuang percuma. Melihat kondisi ini banyak ibu rumah tangga yang kecewa.

Nah, agar kasus ini tidak menimpa Anda di Hari Qurban berikutnya, ikuti tips dari saya tentang cara mengolah daging kambing agar empuk dan beraroma.

Tips Mengolah Daging Kambing Biar Empuk & Tak Bau Prengus

Cara Menghilangkan Bau ‘Prengus’ Daging Kambing


Aroma khas daging kambing yang tajam, dapat disamarkan bahkan hampir bisa dihilangkan. Berikut ini caranya :
  • Lumuri potongan daging kambing dengan air jeruk limau atau air jeruk nipis. Biarkan sebentar, lalu potong dan olah sesuai selera.
  • Cincang, memarkan atau haluskan jahe, kemudian campur dengan daging yang akan diolah. Aroma jahe akan menutupi bau prengus daging. Agar maksimal sebaiknya jahe dihaluskan bersama bumbu lain.
  • Tambahkan rempah-rempah seperti kapulaga, kayu manis, cengkih, pekak, jintan, dan bumbu lainnya untuk membantu menghilangkan bau prengus, sekaligus menambah rasa dan aroma masakan.

Info unik : 6 Resep Olahan Telur Paling Populer

Tips Membuat Daging Kambing Empuk


Dibandingkan daging sapi atau ayam, tekstur daging kambing sedikit lebih liat. Jadi, kesalahan proses memotong dan pengolahan bisa mengakibatkan daging kambing alot.

Untuk mendapatkan olahan daging kambing yang lembut dan lunak, lakukan langkah-langkah seperti di bawah ini :
  1. Bungkus daun kambing dengan daun papaya, biarkan selama 30-60 menit. Enzim papain dalam daun papaya akan membuat tekstur daging kambing jadi lunak.
  2. Bisa juga dengan membalurkan parutan nanas dalam potongan daging dan diamkan sekitar 10 menit. Jangan terlalu lama membiarkan daging berbalur nanas, karena daging akan hancur saat dimasak.
  3. Jika akan menambahkan cairan (santan, susu atau air) selalu gunakan cairan panas atau mendidih.
  4. Potong daging kambing dalam ukuran tidak terlalu besar dengan arah melawan serat.
  5. Usahakan jangan langsung mengolah daging kambing yang baru disembelih. Daging kambing yang langsung diolah setelah disembelih cenderung lebih liat. Layukan terlebih dahulu dengan cara memasukkannya ke dalam kulkas atau di-aging (mengangin-anginkan daging dengan cara menggantung daging).
  6. Perhatikan teknik memasak, selalu gunakan api sedang agar daging kambing cepat empuk.
  7. Memasukkan alat atau barang penghantar panas didasar panci rebusan, juga dapat membantu mempercepat proses pengempukan daging.
  8. Olahlah daging kambing dengan teknik memasak yang membutuhkan waktu lama, seperti gulai atau kare agar daging empuk dan bumbu meresap ke dalam daging saat matang.


Nah, itulah tips singkat tentang cara mengolah daging kambing agar empuk dan wangi. Semoga bisa diterapkan di dapur Anda. Salam cantik.

0 komentar

mau komen? klik aja!

 

cari artikel